Kredit Saraswati

kredit saraswati

Kredit Konsumsi : Yaitu kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan debitur yang bersifat konsumtif. Misalnya untuk membeli properti (rumah), mobil atau motor, barang elektronik dan berbagai barang konsumsi lainnya.

Kredit Modal Kerja : Yaitu kredit yang diberikan untuk menambah modal kerja debitur, meliputi modal kerja untuk tujuan komersial, industri, kontraktor bangunan dan lain-lain.

Kredit Investasi : Yaitu kredit yang diberikan kepada perusahaan untuk digunakan dalam melakukan investasi melalui pembelian barang-barang modal.

Lihat illustrasi Pembayaran Angsuran Kredit

Permohonan Kredit

Persyaratan Mengajukan Kredit Saraswati

Jaminan BPKB

  • Copy KTP Debitur Dan Penanggung ( Suami – Istri )
  • Copy Kartu Keluarga
  • Copy STNK
  • Copy Dokumen Kepemilikan Kendaraan (BPKB)
  • Copy Pembayaran Telp,PAM,Listrik
  • Slip Gaji Terakhir/Surat Keterangan Penghasilan (khusus pegawai)
  • NPWP (Pinjaman 100 Juta keatas)

Jaminan Tanah

  • Copy KTP Debitur Dan Peminjam ( Suami - Istri)
  • Copy KTP Pemilik Jaminan
  • Copy Kartu Keluarga
  • Copy PBB Terakhir
  • Copy Dokumen Kepemilikan Sertifikat Tanah (SHM,SHGM+IMB)
  • NPWP ( Pinjaman 100 Juta Keatas )

Administrasi kredit

Rincian Administrasi Kredit

  • 1 ( Satu ) tahun : 2,5 %
  • 2 ( Dua ) tahun : 2,5 %
  • 3 ( Tiga ) tahun : 3 %

Pengikatan Notaris

  • Fiducia Jaminan BPKB Plapond 10 Juta s/d 30 Juta : Rp. 150.000,-
  • Fiducia Jaminan BPKB Plapond >30 Juta : Rp. 200.000,-
  • SKMHT (Surat Kuasa Menjual Hak Tanggungan) Jaminan Tanah Plapond 5 s/d 49 Juta : Rp. 200.000,-
  • HT (Hak Tanggungan) Jaminan Tanah Plapond >50 Juta : Rp 750.000,-
Asuransi Kredit Eka Waktu

  • 1 ( Satu ) Tahun : Rp. 5400
  • 2 ( Dua ) Tahun: Rp. 10.800,-
  • 3 ( Tiga ) Tahun : Rp.16.280,-
Nasabah Kredit

Hal Yang harus diperhatikan

  • Ajukan kredit sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.
  • Kelayakan usaha menjadi salah satu faktor penentu dalam keputusan pemberian kredit.
  • Jaminan diperlukan untuk menambah keyakinan BPR.
  • Jaminan dapat berupa antara lain sertifikat tanah, girik, dan dapat juga BPKB kendaraan
  • Jangan segan-segan datang langsung ke BPR, ajukan langsung ke kantor dan minta nomor telepon untuk memudahkan komunikasi.
  • Jangan lupa membawa persyaratan yang diperlukan dengan lengkap.
  • Kemukakan kebutuhan usaha kita dengan sebenarnya.
  • Tanyakan bagaiamana cara menghitung angsuran pokok dan bunganya.
  • Jangan lupa beritahu suami atau istri jika kita ingin mengajukan kredit.
  • Berikanlah informasi yang jelas dan benar kepada petugas BPR yang datang ke rumah, tempat usaha, ke lokasi jaminan kita.
  • Jelaskan rencana penggunaan kredit ke depan. Sampaikan secara rinci kebutuhan yang diperlukan.
  • Tidak perlu memberikan uang tips kepada petugas BPR dan jangan menyogok, nanti akan berakibat kredit tidak disetujui.
  • Setiap permohonan kredit yang disetujui akan dibuatkan akad kredit yang ditandatangani bersama oleh pihak BPR dan pemohon.
  • Biayanya harus ditandatangani bersama dengan suami atau istri.
  • Tanyakan dengan jelas hak dan kewajiban saat akad kredit.
  • Dengan menandatangani akad kredit berarti menyetujui persyaratan kredit yang ditetapkan BPR.
  • Gunakan kredit sesuai dengan tujuannya.
  • Pencairan kredit akan diberitahukan oleh petugas BPR jika kreditnya disetujui, bisa berupa surat, atau secara lisan.
  • Pencairan kredit akan diberitahukan oleh petugas BPR jika kreditnya disetujui, bisa berupa surat, atau secara lisan.
  • Bayar tepat waktu, jangan ditunda-tunda. Lebih awal lebih baik. Pembayaran dapat dilakukan langsung ke BPR, melalui petugas dengan minta tanda terima atau melalui bank lain.
  • Ingat menunda pembayaran berarti akan terkena denda dan dinilai kurang baik oleh BPR.